
Jember, LibasNews.Net – Dukungan terhadap rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Desa Silo, Kecamatan Silo, terus menguat. Hal tersebut terlihat dalam silaturahmi dan audiensi yang dilakukan para tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta unsur terkait dengan Komandan Kodim 0824/Jember, Letkol Inf Rifky Muhammad Syuhada, S.I.P., M.I.P., di Makodim 0824/Jember, Selasa (9/6/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi wadah dialog untuk membahas perkembangan rencana pembangunan Yon TP yang dinilai strategis bagi kemajuan wilayah Kecamatan Silo. Para peserta audiensi menyampaikan harapan agar program tersebut dapat segera terealisasi karena diyakini mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dari aspek keamanan, pembangunan infrastruktur, maupun peningkatan aktivitas ekonomi di kawasan sekitar.
Dalam kesempatan itu, para tokoh agama menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kondusivitas masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Mereka juga mengusulkan agar dilakukan kegiatan keagamaan berupa istigasah bersama sebagai bentuk doa dan ikhtiar kolektif demi kelancaran program yang direncanakan pemerintah.
Selain itu, tokoh masyarakat yang hadir menyampaikan bahwa komunikasi dan sosialisasi kepada warga perlu terus dilakukan agar seluruh informasi terkait pembangunan Yon TP dapat diterima secara utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Pemerintah Desa Silo juga menegaskan komitmennya untuk mendukung setiap tahapan proses yang sedang berjalan. Menurut perwakilan desa, mayoritas warga yang terdampak telah memahami tujuan pembangunan tersebut dan memberikan respons positif terhadap rencana kehadiran Yon TP di wilayah mereka.
Sementara itu, Kepala Perhutani KPH Jember, Eko Teguh Prasetyo, menjelaskan bahwa lokasi yang direncanakan untuk pembangunan berada pada kawasan yang dikelola negara dan telah melalui berbagai tahapan kajian. Ia menilai kebutuhan lahan untuk pembangunan Yon TP tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan luas kawasan yang saat ini dimanfaatkan oleh masyarakat dan kelompok tani.
Menanggapi berbagai masukan yang disampaikan, Dandim 0824/Jember Letkol Inf Rifky Muhammad Syuhada menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif para ulama, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa dalam mengawal program tersebut. Menurutnya, keberhasilan pembangunan Yon TP sangat bergantung pada sinergi seluruh elemen masyarakat.
“Pembangunan ini memerlukan dukungan bersama. Kami terus berupaya melakukan komunikasi dan sosialisasi agar masyarakat memperoleh informasi yang benar serta tetap menjaga suasana yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Dandim menambahkan bahwa proses pembangunan masih berada pada tahapan lanjutan sesuai mekanisme dan perencanaan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, pihaknya akan terus membuka ruang dialog dengan masyarakat guna menyerap aspirasi dan membangun kesepahaman bersama.
Sebagai langkah lanjutan, dalam waktu dekat akan digelar sosialisasi kembali di Desa Silo yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kegiatan tersebut direncanakan dikemas melalui sholawatan bersama dan karya bakti sebagai sarana mempererat hubungan antara aparat, pemerintah, ulama, dan masyarakat.
Audiensi yang berlangsung hingga sore hari itu ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama. Seluruh pihak yang hadir berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas dan keharmonisan wilayah sebagai modal utama mendukung berbagai program pembangunan di Kecamatan Silo.

No Comments