x

Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak, Ketua Team Senyap: Jangan Tunggu Ada Korban Lagi

2 minutes reading
Tuesday, 21 Jul 2026 14:02 63 admin

JEMBER, LibasNews.Net – Warga Dusun Tegal Gayam dan Dusun Kebonsadeng, Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah, menggelar aksi protes dengan menanam pohon pisang di tengah ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan parah, Minggu (19/7/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap kondisi jalan yang telah lama rusak namun hingga kini belum mendapat penanganan dari pemerintah. Warga menilai kerusakan jalan tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Menurut warga, ruas Jalan Tegal Gayam–Kebonsadeng merupakan jalan berstatus jalan kabupaten yang sudah bertahun-tahun mengalami kerusakan. Saat musim hujan, lubang-lubang di sepanjang jalan tertutup genangan air sehingga kerap menyebabkan pengendara sepeda motor terjatuh dan mengalami kecelakaan.

Penanaman pohon pisang dilakukan sebagai simbol sekaligus penanda bagi pengguna jalan agar lebih berhati-hati ketika melintas. Selain itu, aksi tersebut menjadi bentuk sindiran kepada pemerintah agar segera memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.

Ketua Team Senyap, Ahmad Atari, menilai aksi warga merupakan bentuk penyampaian aspirasi yang lahir dari keresahan masyarakat terhadap kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki.

“Kami berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian serius terhadap kerusakan jalan Tegal Gayam–Kebonsadeng. Jalan ini merupakan akses vital bagi masyarakat dan kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Jangan sampai harus menunggu lebih banyak korban kecelakaan baru dilakukan perbaikan,” ujar Ahmad Atari.

Ia menambahkan, pemerintah diharapkan segera melakukan langkah konkret dengan mengalokasikan anggaran dan mempercepat proses perbaikan agar aktivitas masyarakat kembali aman dan lancar.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan permanen terhadap ruas Jalan Tegal Gayam–Kebonsadeng. Mereka menilai akses jalan yang layak sangat penting untuk menunjang mobilitas masyarakat, kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.

Masyarakat juga meminta agar aspirasi mereka segera ditindaklanjuti sehingga tidak ada lagi korban kecelakaan akibat kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan warga. (Yan)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x