
JEMBER,LibasNews.Net – Pemerintah Kecamatan Kencong mendorong perusahaan yang beroperasi di wilayahnya untuk memperluas pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) guna mendukung pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Harapan tersebut disampaikan Camat Kencong Ronny Arvianto saat menghadiri penyaluran zakat perusahaan PT Mitra Bisnis Keluarga Ventura (MBK) dan santunan kepada 50 anak yatim di Aula Kecamatan Kencong, Jumat (10/7/2026).
Ronny menilai, kepedulian sosial yang ditunjukkan PT MBK menjadi contoh kontribusi sektor swasta dalam membantu masyarakat. Menurutnya, perusahaan tidak hanya memiliki peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga ikut bertanggung jawab terhadap pembangunan sosial di lingkungan tempat mereka beroperasi.
“Masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian. Kami berharap perusahaan maupun lembaga yang berada di Kecamatan Kencong dapat menyalurkan program CSR kepada warga sekitar agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Ronny.
Ia menjelaskan, pelaksanaan CSR dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, tidak sebatas pemberian bantuan sosial. Program peningkatan keterampilan, dukungan pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga kegiatan pelestarian lingkungan dinilai mampu memberikan dampak yang lebih berkelanjutan.
Menurut Ronny, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan daerah. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap berbagai program pemberdayaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tingkat lokal.
Kegiatan penyaluran zakat perusahaan yang digelar PT MBK menjadi salah satu bentuk implementasi tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat. Pemerintah Kecamatan Kencong berharap langkah tersebut dapat menginspirasi perusahaan lain untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan sosial dan ekonomi di wilayah Kencong.
PT Mitra Bisnis Keluarga Ventura merupakan lembaga keuangan mikro yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perusahaan ini mengadopsi metode Grameen Bank dengan menyediakan akses permodalan bagi perempuan dari keluarga berpenghasilan rendah sebagai upaya meningkatkan kemandirian ekonomi dan mendukung pengentasan kemiskinan.

No Comments