x

Bupati Gus Fawait Pastikan Inflasi Jember Tetap Terkendali, Lebih Rendah dari Nasional

2 minutes reading
Tuesday, 7 Jul 2026 07:44 37 admin

JEMBER.LibasNews.Net – Pemerintah Kabupaten Jember terus menunjukkan kinerja positif dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Juni 2026, inflasi tahunan Kabupaten Jember tercatat sebesar 3,13 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang mencapai 3,34 persen.

Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, menilai capaian tersebut menjadi indikator bahwa berbagai upaya pengendalian harga yang dilakukan pemerintah daerah berjalan efektif. Menurutnya, stabilitas inflasi tidak hanya mencerminkan kondisi ekonomi yang sehat, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat.

“Alhamdulillah, inflasi Jember masih berada di bawah rata-rata nasional. Ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak dalam menjaga kestabilan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok,” kata Gus Fawait, Selasa (7/7/2026).

Selain inflasi tahunan yang tetap berada dalam target nasional, inflasi bulanan Jember pada Juni 2026 hanya mencapai 0,11 persen, sedangkan inflasi tahun kalender dari Januari hingga Juni berada di angka 1,35 persen. Data tersebut menunjukkan bahwa laju kenaikan harga di Kabupaten Jember masih dapat dikendalikan.

Gus Fawait menjelaskan, pemerintah daerah terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan harga setiap bulan. Langkah tersebut dinilai penting agar setiap potensi kenaikan harga dapat diantisipasi lebih awal melalui kebijakan yang tepat.

Ia mengungkapkan, keberhasilan menekan inflasi tidak terlepas dari kerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang melibatkan berbagai instansi, mulai dari pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bulog, hingga pelaku usaha. Kolaborasi tersebut diperkuat dengan pelaksanaan operasi pasar, pasar murah, serta pengawasan distribusi barang kebutuhan pokok.

Di sisi lain, Pemkab Jember juga terus mendorong peningkatan produksi sektor pertanian sebagai penyangga utama pasokan pangan. Kelancaran distribusi hasil pertanian menjadi perhatian agar stok tetap tersedia dan harga di tingkat konsumen tetap stabil.

Menurut Gus Fawait, inflasi yang terkendali memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Harga kebutuhan sehari-hari menjadi lebih stabil, daya beli masyarakat tetap terjaga, dan pelaku usaha memiliki kepastian dalam menjalankan aktivitas ekonomi.

“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui harga yang stabil dan aktivitas ekonomi yang terus tumbuh,” pungkasnya.**Red

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x