x

Irigasi Terganggu, Pemdes Jambearum Soroti Dampak Pembangunan Gudang terhadap Lahan Pertanian

3 minutes reading
Thursday, 25 Jun 2026 04:29 31 admin

JEMBER. LibasNews.Net – Pemerintah Desa Jambearum, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, menyoroti dampak pembangunan gudang milik PT Abadi Langgeng Gemilang yang dinilai memengaruhi sistem pengairan pertanian di wilayah setempat. Sejumlah petani melaporkan adanya gangguan aliran irigasi yang berpotensi mengancam produktivitas lahan sawah di sekitar kawasan pergudangan.

Pelaksana Tugas Sekretaris Desa Jambearum, Ahmad Zuhri, mengatakan bahwa pemerintah desa menerima berbagai aduan dari masyarakat terkait kondisi saluran air yang tidak lagi berfungsi optimal sejak pembangunan gudang berlangsung. Keluhan tersebut terutama dirasakan saat curah hujan tinggi, ketika air yang seharusnya mengalir melalui saluran irigasi justru meluap ke area persawahan warga.

Menurut Ahmad Zuhri, berdasarkan hasil pendataan sementara yang dilakukan pemerintah desa, sedikitnya sekitar 10 hektare lahan pertanian berpotensi terdampak akibat terganggunya aliran air tersebut. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas budidaya pertanian yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat.

“Petani sering mengeluhkan genangan saat hujan deras. Dugaan sementara, saluran irigasi yang dahulu menjadi jalur pembuangan dan distribusi air kini tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa pemerintah desa telah beberapa kali berupaya berkomunikasi dan memberikan peringatan kepada pihak perusahaan agar segera mencari solusi atas persoalan yang terjadi. Namun hingga kini belum ada langkah konkret yang dirasakan oleh warga maupun pemerintah desa.

Selain persoalan pengairan, keberadaan gudang tersebut juga memunculkan perhatian terkait perubahan fungsi lahan. Berdasarkan informasi yang dimiliki pemerintah desa, kawasan yang saat ini digunakan sebagai area pergudangan sebelumnya merupakan lahan persawahan produktif yang aktif ditanami padi oleh masyarakat.

Pemerintah desa mengaku selama ini terus mengedukasi masyarakat agar mempertahankan keberadaan lahan pertanian sebagai aset strategis desa. Karena itu, perubahan fungsi lahan menjadi kawasan industri atau pergudangan menjadi perhatian tersendiri mengingat pentingnya menjaga keberlanjutan sektor pertanian di wilayah tersebut.

Di lokasi proyek, aktivitas pengembangan kawasan masih terlihat berlangsung. Sejumlah alat berat tampak beroperasi melakukan pekerjaan perataan lahan di area belakang gudang yang diduga akan digunakan untuk perluasan fasilitas penyimpanan.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pihak PT Abadi Langgeng Gemilang belum memperoleh tanggapan. Tim media yang mendatangi lokasi hanya diarahkan untuk menghubungi pihak manajemen gudang melalui kontak yang diberikan petugas keamanan. Hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat maupun dugaan dampak terhadap sistem irigasi.

Persoalan ini kini menjadi perhatian berbagai pihak karena muncul dugaan adanya alih fungsi lahan pertanian yang sebelumnya berperan sebagai area produksi pangan. Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera melakukan peninjauan guna memastikan aktivitas pembangunan tidak merugikan petani maupun mengganggu keberlanjutan lahan pertanian di Desa Jambearum. **

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

LAINNYA
x